6 Risiko Jika Tidak Pernah Sarapan

Jago Health

6 Risiko Jika Tidak Pernah Sarapan – Banyak orang yang sering melewatkan sarapan karena sibuknya aktivitas, sehingga tidak sempat untuk melakukannya. Padahal sarapan memiliki banyak manfaat bagi kesehatan.

Sarapan berfungsi untuk memasok kebutuhan gula darah yang bekerja sebagai menguatkan otot dan kinerja otak. Jika tidak terpenuhi, ada dampak buruk yang bisa saja terjadi. Berikut beberapa dampaknya

6 Risiko Jika Tidak Pernah Sarapan

1. Menimbulkan Penyakit Jantung

Penelitian yang dilakukan oleh Harvard University menemukan bahwa pria yang melewatkan sarapan pagi berisiko 27 persen terkena serangan jantung dibandingkan mereka yang sarapan. Ketika melewatkan sarapan, metabolisme akan berubah sehingga tubuh bekerja lebih keras.

Perubahan ini akan menimbulkan plak pada arteri sehingga seseorang dapat terkena penyakit jantung.

2. Rentan Diabetes

Harvard University School of Public Health dalam studinya menemukan bahwa ada keterkaitan antara kebiasaan makanan dengan kesehatan. Menurut hasil penelitian, perempuan yang memiliki kebiasaan melewatkan sarapan lebih berisiko tinggi.

3. Gampang Gemuk

Sebuah penelitian mengungkap bahwa melewatkan sarapan justru berkontribusi terhadap kenaikan berat badan. Sarapan yang teratur membuat seseorang dapat mengontrol nafsu makan seharian. Jika seseorang melewatkan sarapan, maka ia cenderung akan menambah porsi makan misalnya ketika makan siang atau lebih sering mengkonsumsi camilan.

4. Sulit Berfikir

Dalam sebuah studi yang menganalisis pelajar sekolah, kita ketahui bahwa anak yang rutin sarapan cenderung memiliki kemampuan menerima pelajaran lebih baik daripada mereka yang tidak. Pada saat sarapan, otak mendapat nutrisi yang cukup. Sarapan dapat meningkatkan kinerja otak karena terpenuhinya nutrisi yang kita perlukan.

5. Mood Berantakan

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Physiological Behavior, menghindari sarapan pagi dapat berdampak negatif pada energi dan suasana hati sehingga jadi lebih mudah tersinggung. Melewatkan sarapan berkorelasi dengan produksi hormon serotonin yang kemudian memicu stres.

6. Sakit Kepala

Melewatkan sarapan dapat memicu penurunan gula darah secara signifikan. Hal ini mempengaruhi pelepasan hormon yang dapat memicu sakit kepala seperti migrain.